MBAH MUKTI

Mbah MuktiSaiful Amien (Bloger)

Mbah Mukti melepas dengan ringan
lepas bebas

Menjadi aktivis dakwah via Muhammadiyah, haruslah memiliki modal keihlasan ganda. Satu saja belumlah cukup. Pasti kecewa. Apalagi tanpa keduanya, bisa putus asa dan berbalik memusuhinya. Yang pertama, ikhlas, tanpa pamrih saat berdakwah di dalamnya. Dan kedua, ikhlas untuk tidak diingat setiap jasa yang pernah ditorehkan di dalamnya. Itulah milliu dakwah di gerakan besutan KH. Ahmad Dahlan ini. Demikian pula, perihal wakaf. Saat mewakafkan, ikhlas lillah semata. Pasca wakaf, jangan berharap dikenang manusia, hatta oleh keluarga, karena nama pewakifpun seketika hilang berganti plang Muhammadiyah.

Continue reading “MBAH MUKTI”